• Cakupan: 139 Kota
  • 1,824 Kelurahan
  • 4,285 Gedung
  • 1,162,454 Homepass
logo-biznet
Yuk Berkenalan dengan Program Internet Positif!

Yuk Berkenalan dengan Program Internet Positif!

POSTED ON October 23, 2020
0 people find this helpful

Akses pada jaringan Internet menawarkan jutaan jenis informasi berbeda. Informasi ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan, sesuai dengan kebutuhan kamu sebagai user. Tapi pernahkah kamu mengalami kegagalan ketika mengakses satu situs tertentu? Apakah kamu pernah mendengar bahwa di Indonesia terdapat program Internet Positif yang digalakkan oleh Kominfo, sebagai kementerian yang mengurusi bidang ini secara umum?

 

Program Internet Positif

 

Dengan bebasnya akses informasi oleh masyarakat Indonesia, pemerintah kemudian merasa perlu melakukan filtrasi pada situs yang bisa diakses. Tujuan utamanya adalah mengurangi dan membatasi akses pada situs-situs yang terindikasi memiliki konten bernilai negatif dan tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa Indonesia. Maka kemudian sistem yang berwenang melakukan pemindaian pada situs yang akan diakses dan melakukan kurasi cepat. 

 

Jika dalam proses kurasi ini dinilai situs menampilkan atau mengandung konten berbau negatif, maka kamu tidak akan dapat meneruskan akses pada situs tersebut. Kurasi ini dilakukan sepihak oleh sistem, maka dalam prosesnya memang beberapa situs yang sebenarnya mungkin tidak mengandung konten negatif kemudian masuk ke dalam daftar situs yang diblokir.

 

Meski masih ada kekurangan dalam sistem yang dibuat oleh pemerintah ini, namun tujuan utamanya tentu baik. Menyaring informasi yang bisa diakses secara bebas di teritorial negara Indonesia, agar setiap informasi yang diakses bisa benar-benar memberikan nilai positif dan bermanfaat untuk kemajuan bangsa.

 

Pro-Kontra Terkait Program Ini

 

Mungkin kamu masih ingat beberapa waktu yang lalu situs yang berisi banyak konten dan cukup populer di masyarakat terkena daftar blokir. Padahal sebenarnya mayoritas konten dari situs tersebut tidaklah sesuai dengan kriteria blokir yang sudah ditentukan. Namun karena kebebasan pengunggahan, ada saja konten yang dianggap menyimpang, dan kemudian berujung pada pemblokiran.

 

Disisi lain, masih ditemui pula banyak situs yang tidak sama seperti situs tersebut justru menampilkan konten berbau negatif dan luput dari pemblokiran. Mengingat cepatnya arus informasi yang kini ada, pemerintah kemudian seperti berlomba dengan para pembuat konten untuk melakukan penyortiran situs yang layak dan tidak layak diakses oleh masyarakat.

 

Pro-kontra kemudian muncul, apakah sebenarnya program ini penting atau kurang relevan? Tentu jawabannya akan dikembalikan pada kamu sebagai user. Idealnya sebagai user yang bijak, masyarakat sudah memiliki kebijaksanaan sendiri untuk menyortir konten yang bermanfaat atau kurang bermanfaat.

 

Kedewasaan User dalam Memilah dan Memilih Konten

 

Sedikit terdengar normatif memang, namun pada akhirnya kedewasaan kamu sebagai user media ini sangat diperlukan. Jika setiap user memiliki kebijakan sendiri dalam memilih mana konten yang bermutu dan mana yang tidak, sepertinya program Internet Positif tidak perlu dilanjutkan. 

 

Jalan yang panjang masih harus dilalui oleh masyarakat Indonesia, karena berbagai hambatan yang muncul seiring proses pendewasaan user. Meski demikian perlahan tapi pasti pengguna Internet juga akan beradaptasi dan berkembang, sehingga titik ideal suatu saat pasti dapat dicapai.

 

Mungkin jika mencari dimana hal ini harus dimulai, jawabannya adalah dari lingkungan terkecil yakni rumah dan keluarga. Pendampingan orang tua ketika anak kecil melakukan akses pada informasi di Internet perlu dilakukan agar dapat turut membantu anak paham akan konsep konten yang dilihatnya. Pada beberapa penyedia layanan Internet juga telah tersedia layanan filter konten khusus untuk anak, yang memungkinkan orang yang lebih dewasa untuk menentukan situs mana saja yang bisa diakses dan tidak bisa diakses. Dengan demikian setidaknya sejak dini anak-anak sudah diajari untuk melakukan penyaringan pada konten yang dinikmatinya.

 

Akses Internet Berkecepatan Tinggi

 

Sebenarnya dasar yang kuat sudah dimiliki oleh masyarakat Indonesia, khususnya di kota besar. Akses Internet yang cepat dan stabil kini sudah dapat dinikmati secara luas, sehingga masyarakat bisa menikmati informasi yang diperlukannya. Setidaknya, dengan modal layanan Internet yang handal, filtrasi pada konten yang diakses bisa lebih maksimal sehingga justru dapat membantu program Internet Positif.

 

Akses Internet berkecepatan tinggi ini juga sekarang hadir dalam range harga yang cukup ekonomis, sehingga bisa dinikmati oleh lebih banyak kalangan. Dengan demikian proses filtrasi yang dilakukan oleh sistem bisa didukung oleh aktivitas Internet yang cepat oleh masyarakat. Semakin cepat situs terbuka, maka semakin cepat pula pemindaian dan kurasi yang dilakukan sistem.

 

Meski disertai pro dan kontra, nyatanya Internet Positif mampu mengurangi akses pada situs yang dianggap memiliki konten informasi kurang mendidik. Memang pekerjaan rumah pemerintah masih banyak untuk hal ini, tapi sebagai masyarakat agaknya kita semua dapat membantu program pemerintah agar bisa berjalan dengan optimal, dan memberikan hasil yang lebih baik. Nah, untuk mendukung program pemerintah ini, kamu bisa menggunakan layanan provider Internet terjangkau yang disediakan oleh Biznet Home. Dengan harga mulai Rp.325.000 sudah bisa mendapatkan bandwith mulai dari 75 Mbps, maka kamu sudah bisa menggunakan Internet super cepat dan stabil dari Biznet Home!